Selain Nikmat Juga Sehat, Olahan Susu Nabati Ini Bisa Anda Coba

Bosan dengan susu sapi? Anda bisa mencoba olahan susu nabati seperti susu kedelai. Berbeda dengan susu sapi yang merupakan bahan alami dari hewan, cara membuat susu kedelai adalah dengan memblender biji kedelai dengan air. Seperti yang sudah Anda ketahui, kacang kedelai merupakan sumber protein yang baik dari tumbuhan. Selain itu, kedelai juga mengandung lemak baik termasuk asam lemak omega 3 dan memiliki zat besi yang bisa digunakan untuk menyalurkan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan sel-sel otot. Susu kedelai memiliki rasa dan aroma yang enak sehingga sampai saat ini masih banyak dicari dan dikonsumsi. Jika Anda tidak menyukai susu kedelai, ada beberapa alternatif olahan susu yang bisa dicoba.

Susu oat

Susu oat mungkin belum begitu umum kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, tapi di media sosial susu ini mulai banyak digandrungi karena punya rasa manis yang ringan. Susu ini mengandung beta-glucan yang baik untuk menurunkan kolesterol dan level gula darah. Selain itu, susu ini juga bisa mendukung produksi ASI yang lebih banyak.

Susu Almond

Susu almond kaya akan kandungan vitamin seperti vitamin E. Selain itu, susu almond rendah kalori, lemak dan karbohidrat sehingga cocok bagi yang sedang diet penurunan berat badan. Susu almond juga tinggi vitamin E yang berguna sebagai antioksidan dalam tubuh. Namun sayangnya susu almond relatif rendah protein dan mengandung  phytic acid yang membatasi penyerapan zat besi, seng dan kalsium.

Susu santan

Bukan cuma sebagai bahan tambahan dalam masakan, susu santan yang punya cita rasa manis, gurih dan kental dari daging kelapa ini juga bisa jadi pengganti susu sapi dalam aneka olahan minuman. Susu santan tidak mengandung protein, sedikit karbohidrat dan tinggi kandungan medium-chain triglycerides (MCTs) yang bisa bantu kurangi nafsu makan dan turunkan berat badan. Ingat, dengan catatan konsumsi dimoderasi dan tak berlebihan ya.

Susu kacang mete

Punya rasa yang kaya akan creamy dan kental, susu kacang mete juga dapat menjadi alternatif pengganti susu sapi. Susu ini rendah kalori dan karbohidrat, serta rendah protein sehingga kurang cocok bagi kamu yang butuh banyak asupan protein.

Susu beras atau air tajin

Susu beras merupakan susu paling hypo-allergenic di kalangan non-dairy milk lainnya. Minuman ini rendah lemak dan protein, namun tinggi karbohidrat. Minuman ini bisa diminum saat butuh menaikkan berat badan, namun sebaiknya tak dikonsumsi berlebihan apalagi jadi sumber karbohidrat utama karena mengandung inorganic arsenic dalam level tinggi yang tak baik untuk kesehatan.

Ingin hidup Anda lebih sehat dan bahagia? Dapatkan update terbaru dari Love Sehat seputar tips dan info kesehatan di sini.