Nutrisi Penderita Radang Sendi

Nutrisi yang didapat dari buah-buahan dan sayuran dapat mengurangi efek radang pada penderita radang sendi. Proses peradangan akan memproduksi radikal bebas sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh termasuk sendi. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengkonsumsi diet yang banyak mengandung anti-oksidan.

Berikut ini adalah daftar makanan yang mengandung anti oksidan:

  1. Vitamin C, yang dapat memperkuat jaringan pengikat pada sendi. Sumber vitamin C bisa diperoleh dari: papaya, jambu, nanas, jeruk, stroberi, kiwi dan tomat.
  1. Vitamin D, yang dapat mencegah terkikisnya lapisan sendi. Sumber vitamin D bisa diperoleh dari: ikan salmon, sarden, udang, susu yang diperkaya vitamin D dan telur.
  1. Beta-carotene, adalah anti-oksidan yang berfungsi menghancurkan radikal bebas sebelum dapat merusak sel-sel tubuh. Sumber beta-carotenen bisa diperoleh dari: wortel, brokoli, buah apricot, asparagus, peterseli dan kentang manis.
  1. Asam Lemak Omega-3, sebagai penekan pertumbuhan enzim yang dapat merusak jaringan sendi. Sumber asam lemak omega-3 dapat diperoleh dari: ikan salmon, sarden, ikan teri.
  1. Bioflavonoids, yang berfungsi mirip denga obat anti radang seperti ibuprofen atau aspirin. Sumber bioflavonoids bisa diperoleh dari: bawang (merah, putih), brokoli, tomat ceri, bubuk coklat, teh hijaum apel dan apricot.
  1. Bumbu Rempah, beberapa rempah mengandung anti-radang seperti kunyit yang dapat memabnt mengurangi nyeri dan bengkak.

(Oleh: Dewi P, SKP – American Heart Assosiation Instructure)