Berhenti Bermain Facebook & Instagram, Ini Manfaat yang Bisa Dirasakan Bagi Kesehatan

Berhenti Bermain Facebook Instagram bermanfaat untuk kesehatan

Facebook dan Instagram mengalami tumbang atau tidak bisa diakses. Media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Netizen mengeluhkan hal ini lewat twitter dan jejaring sosial lainnya. Kehebohan semacam ini selalu terjadi ketika ada media sosial yang ‘down’. Dokter jiwa dari universitas Katolik Atma Jaya Jakarta Dr dr Irmansyah, SpKJ(K) menyebut level keterikatan seseorang dengan media sosial akan menentukan respon yang muncul ketika media sosial bertumbangan.

“Beberapa orang punya keterikatan (dengan media sosial), punya cara komunikasi, dan punya gaya sendiri-sendiri. Dan bagi orang yang menjadikan media sosial sebagai satu-satunya cara mereka berkomunikasi, atau itu jadi cara komunikasi yang utama bagi mereka, tentunya itu akan menjadi masalah untuk mereka. Ya seperti kita kehilangan sesuatu,” katanya.

Baca juga : Jangan Duduk Terlalu Lama, Ini Penyakit yang Bisa Menyerang Anda

Manfaat Bagi Kesehatan

Terlalu lama menghabiskan waktu di media sosial sangatlah tidak baik bagi kesehatan fisik maupun psikis. Ada beberapa dampak mengerikan yang akan Anda rasakan jika terlalu eksis dan menghabiskan banyak waktu di media sosial. Sementara itu, ketika Anda mau berhenti bermain media sosial, ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan yaitu :

Mencegah & Mengatasi Obesitas

Ketika bermain media sosial, dipastikan bahwa Anda akan duduk, berbaring atau sekedar berdiam diri sembari menatap layar gadget atau komputer. Jika aktivitas ini dilakukan terlalu berlebihan, tentunya ini akan membuat Anda tidak memiliki gerak tubuh yang cukup setiap harinya.

Tanpa gerak tubuh yang cukup, Anda pun akan semakin rentan mengalami kegemukan atau obesitas. Sebaliknya, jika Anda mau berhenti main media sosial dan menyibukkan diri dengan aktivitas yang memperbanyak gerak tubuh, ini akan membuat Anda terhindar dari risiko kegemukan atau obesitas.

Menurunkan Risiko Depresi

Banyak orang mengalami stres berat dan depresi karena terlalu lama bermain media sosial. Kenapa seseorang bisa mengalami depresi saat bermain media sosial? Ketika seseorang mencari kebahagiaan di media sosial, orang tersebut dipastikan akan merasa sangat kecewa jika tidak menemukan kebahagiaan tersebut di sana.

Seseorang yang semula sangat bersyukur dengan hidupnya tapi tiba-tiba mengetahui sahabat, orang terdekat atau kawan lamanya lebih bahagia dan beruntung, sadar atau tidak ini akan menyebabkan rasa iri, dengki hingga kecewa. Untuk itu, dengan berhenti bermain media sosial, ini akan menurunkan risiko iri, dengki maupun kecewa serta depresi.

Baca juga : Sering Insomnia? Hati-Hati Bisa Terkena Alzheimer

Meningkatkan Daya Ingat dan Sehat Buat Mata

Memutuskan untuk berhenti bermain media sosial akan membuat Anda memiliki otak yang lebih sehat, daya ingat yang lebih dahsyat dan mata yang sehat. Para ahli mengungkapkan jika radiasi di ponsel, komputer atau gadget berpengaruh buruk terhadap kesehatan otak, mata juga organ tubuh lainnya.

Lebih Peka Lingkungan Sekitar

Lebih banyak bersosialisasi dan menghabiskan waktu di dunia nyata justru lebih bermanfaat dan membuat Anda merasa bahagia. Bertemu dengan orang-orang di sekitar, bercengkerama dan membahas berbagai hal bersama secara tidak langsung bisa menurunkan risiko kesepian, depresi hingga jantung.

Ambillah waktu istirahat dari bermain media sosial untuk dapat membuat Anda lebih peduli dengan sekitar dan memberikan banyak waktu untuk bertemu serta mengenal orang-orang di dunia nyata.

Ingin hidup Anda lebih sehat dan bahagia? Dapatkan update terbaru dari Love Sehat seputar tips dan info kesehatan di sini.